Rudy Pieter Goni Bakar Semangat Relawan Jokowi-Ma’ruf di Makassar

Forum Komunikasi Relawan Jokowi Dua Periode Provinsi Sulawesi Selatan (FORKOM Relawan JKW2P Sulsel) gelar dialog awal tahun yang bertemakan 'Jangan Biarkan Jokowi Berjuang Sendiri'.

Forum Komunikasi Relawan Jokowi Dua Periode Provinsi Sulawesi Selatan (FORKOM Relawan JKW2P Sulsel) gelar dialog awal tahun yang bertemakan 'Jangan Biarkan Jokowi Berjuang Sendiri'.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –  Forum Komunikasi Relawan Jokowi Dua Periode Provinsi Sulawesi Selatan (FORKOM Relawan JKW2P Sulsel) gelar dialog awal tahun yang bertemakan ‘Jangan Biarkan Jokowi Berjuang Sendiri’.

Dialog tersebut digelar di rumah politisi Perindo, Indira Juyuf Ismail, di Jalan Amirullah kota Makassar, Kamis 31 Januari 2019 malam.

Keynote speaker dialog tersebut, Rudy Pieter Goni dalam pemaparannya menpresiasi FORKOM Relawan JKW2P Sulsel sebagai sala satu relawan yang membuat dialog sebagai motivasi para kader partai pengusung, dan seluruh relawan memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin yang sisa 70 hari lebih hari lagi bakal digelar.

“Tema ini bermakna baik. Tidak ada jalan lain selain dor to dor untuk kurang lebih tujuh puluh hari lagi. Mari kita resolusi bahwa Jokowi adalah pemimpin hebat yang karir kepemimpinannya terbukti dan karya kepemimpinannya terbukti,” kata Rudy Pieter Goni, dihadapan ratusan peserta dialog tersebut.

Tidak panjang lebar, Rudy Pieter Goni yang tak lain adalah politisi PDIP berharap para relawan dan kader partai pengusung pengusung untuk selalu berbicara satu, yaitu kebaikan dan prestasi Jokowi dalam memimpin Indonesia.

“Saya disini bicara cuman satu, satu, satu, satu yaitu untuk pak Jokowi, tidak ada angka lain. Kekuatan relawan dan para partai pengusung itu satu untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Kalau ada caleg partai pengusung tidak mau sosialisasikan Jokowi-Ma’ruf maka tinggalkan dan tenggelamkan caleg itu. Kita rakyat biasa sama dengan Jokowi,” teriak Rudy Pieter Goni, yang disambut riak Jokowi Dua Periode dari peserta dialog itu.

Sementara Jokowi dimata Indira Juyuf Ismail adalah sosok yang memiliki kesederhanaan, baginya Jokowi memiliki prestasi yang harus dipertahankan dan ditingkatkan pada periode selanjutnya.

“Saya punya pengalaman bertemu dan berkomunikasi langsung dengan, pak Jokowi. Bahwa pak Jokowi dari latar belakang keluarga yang sederhana serta memiliki peribadi yang sederhana yang patut kita jadikan contoh.

‘Karya dan prestasinya patut kita akui sebagai pemimpin hebat yang cepat membawa kemajuan bagi Indonesia. Beliau kerja ikhlas demi rakyat, maka mari secara sadar melihat secara jelas prestasinya, biarkan dia menyempurnakannya di periode keduanya. Selain saya sebagai caleg di Perindo, ini politik dan Jokowi pilihan yang patut saya perjuangkan,” ucap Indira.

Indira juga mengatakan isu Jokowi adalah PKI itu adalah kabar kebencian dari lawan politiknya. Di bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Indira pernah shalat berjamaah bersama ibu dan saudara-saudara, Jokowi dan mendengarkan bacaan Alquran kakak Jokowi sangat sempurna, layaknya muslim memiliki bacaan Al-Qur’an yang benar.

“Orang-orang bilang Jokowi PKI, maka saya bilang itu hoax, dan itu adalah kabar kebencian dari lawan politiknya saja. Saya pernah shalat berjamaah di Cengkareng pada saya ingin kembali ke Makassar bersama ibu bapak Jokowi dan sejumlah keluarga besarnya. Di saat itu saya dengar langsung bacaan Alquran dari kakak kandung pak Jokowi yang fasih dan benar sesuai Al-Qur’an,” kenang Indira

Direktur Eksekutif, Celebes Research Center (CRC), Herman Heizer mengutarakan jika survei yang dilakukan oleh pihaknya memperlihatkan jika Jokowi-Ma’ruf masih unggul di Sulawesi Selatan.

“Maraknya di sosial media yang menghantam nama baik pak Jokowi dengan berita tidak benar, maka tidak ada pilihan lain kita harus makin massif tampil terbuka, dan membuktikan pak Jokowi tidak sendiri. Kalau survei internal saya Kita masih unggul 46, 1 persen, Prabowo 41,9 persen, dan eroro 2,1. Masih ada waktu untuk kita dan saya yakin survei Jokowi- Ma’aruf mencapai 54 persen, saya yakin dengan cara para relawan pasti akan tampil lebih aktif mensosialisasikan Jokowi-Ma’ruf,” ujar Herman Heizer.

“Khususu untuk Kabupaten Gowa kita harus fokus dan kita harus jaga keunggulan disana, kita antisipasi bergabungnya Ichsan Yasin Limpo di Gerindra adalah kekuatan mereka disana. Karena pak Ichsan Yasin Limpo adalah tokoh punya pengaruh besar di Gowa,” jelas Herman.

Di dialog tersebut selain dihadiri ketua FORKOM Relawan JKW2P Sulsel, Beni Iskandar dan seluruh relawan Relawan FORKOM Relawan JKW2P se Sulsel, terlihat hadir para kader seluruh partai pengusung Jokowi-Ma’ruf SE Sulsel, puluhan seluruh relawan Jokowi-Ma’ruf se Sulsel, dan ratusan para pendukung, dan tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang.