Amil Shadiq Siap Perjuangkan Pemekaran Luwu Raya dan Bone Selatan

Calon anggota DPD RI, Amil Shadiq

Calon anggota DPD RI, Amil Shadiq.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Calon anggota DPD RI, Amil Shadiq siap memperjuangkan pemekaran Luwu Raya yang meliputi, Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, dan Kota Palopo serta Kabupaten Bone Selatan untuk membentuk pemerintahan tersendiri, jadi perhatian calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sulsel. Jika terpilih dalam pemilu yang digelar pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Jika saya terpilih dalam pemilu nanti, saya siap perjuangkan pemekaran Luwu Raya dan Bone Selatan. Ini bukan jualan politik tapi saya konsisten,”ujar Amil kepada awak media, Jumat 1 Februari 2019.

Lanjut Dosen Hukum Unibos itu, jika selama empat tahun hal itu tidak terpenuhi maka ia siap mundur sebagai anggota DPD RI.

Menurut Amil, pemekaran itu dilakukan semata demi kesejahteraan rakyat di sana. Apalagi, menurut dia pada kajian sebelumnya, pemekaran Luwu Raya dianggap sudah layak. “Ini sudah lama diperjuangkan tapi belum terealisasi,”katanya.

Sehingga tak salah, jika di pemilu mendatang, Luwu Raya salah satu daerah yang menjadi target dalam mendulang suara. Sebanyak 70 persen dari 400 pemilih disana. Selain Luwu Raya, daerah lainnya yang dianggap penting adalah Makassar dan Jeneponto.

“Di Makassar saya target 300 ribu suara. Tapi total keseluruhan di delapan daerah. Meliputi Bulukumba, Luwu Raya, Bantaeng, Jeneponto, Gowa, Makassar, Pangkep, dan Maros sebanyak 900 ribu suara,”ucap calon DPD RI nomor urut 29 ini.

Ia meyakini, perolehan suara di Makassar sebesar 300 ribu dapat terpenuhi. Alasannya, ia lahir di Makassar kendati orang tuanya merupakan putra daerah Kabupaten Luwu. Kemudian 23 jadi dosen di Unibos, dan turun langsung menyapa masyarakat.

“Saya punya mahasiwa sebanyak 8 ribu ditambah pegawai di kampus itu totalnya 200 ribu. Ini andalan saya dalam mendulang suara di Makassar,”katanya.

Adapun jumlah komunitas yang telah ditemuinya 800 simpul dan 41 titik di Luwu.