Danny Klaim NasDem Dapat Kursi Ketua DPRD Makassar di Pileg, Ini Komentar Golkar

Wali Kota Makassar yang juga politisi NasDem Sulsel, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Wali Kota Makassar yang juga politisi NasDem Sulsel, Mohammad Ramdhan Pomanto.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Politisi NasDem Sulawesi Selatan, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mengklaim bahwa partai NasDem akan mendapat jatah kursi di DPRD Makassar pada pemilihan legislatif yang digelar pada 17 April 2019 mendatang. Itu merujuk pada hasil survei yang dilakukan oleh partainya.

“Progresif hasil survei Partai NasDem kesimpulannya mengalami kenaikan signifikan. Insya Allah kalau bekerja dengan baik, intens menyapa masyarakat bisa menjadi ketua DPRD Makassar,”ujar Danny Pomanto kepada awak media seusai menjalani pemeriksaan di DPRD Makassar, Senin 28 Januari 2019.

Ia mengungkapkan selisihnya sedikit dengan partai tertentu. Untuk lebih massif kan lagi, Danny menambahkan bakal menggelar program lorong ke lorong pada hari Sabtu dan Minggu. “Program 100 lorong Partai NasDem,”katanya.

Diketahui, di pileg 2014 lalu, partai politik yang meraih kursi ketua DPRD Makassar adalah Partai Golkar yang meraih 8 kursi. Sedangkan NasDem meraih 6 kursi dan hanya mendapat jatah wakil ketua DPRD Makassar.

Menanggapi hal itu, Ketua Bappilu Golkar Makassar Usman Sofian mengatakan, Partai Golkar tidak terpengaruh dan tidak pernah merasa terganggu dengan target partai lain. Karena saat ini partainya sedang fokus menjaga kemenangan dengan terus bekerja meyakinkan masyarakat khususnya di Kota Makassar.

“Kami tidak terpengaruh. Semangat para caleg Golkar Makassar untuk terus turun bersosialisasi dan bertemu dengan calon pemilihnya masing-masing,”ucapnya.

Demikian halnya, konsolidasi kekuatan partai sampai tingkat kelurahan dan sekarang sudah penggalangan pada tingkat TPS. Partai Golkar meyakinkan masyarakat untuk memilih partai yang berpengalaman di parlemen, serta punya sejarah dan komitmen bekerja untuk rakyat.

‘Buktinya caleg kami adalah mayoritas kader internal, bukan caleg import,”tutur Usman.

Jadi semua partai wajar untuk mengklaim kemenangan dan itu sah-sah saja. Tapi intinya partai Golkar partai berpengalaman untuk menang di pileg khususnya di Makassar. “Jadi pemilu 2019 adalah pemilu ke -11 diikuti Golkar sejak berdirinya pada tahun 1964, dan saya tegaskan belum pernah kalah di Makassar,”jelasnya.