Yusril Ihza Mahendra Siap Bantu Dana Saksi PBB Sulsel di Pemilu 2019

Ketua PBB Sulsel, Badaruddin Andi Picunang.

Ketua PBB Sulsel, Badaruddin Andi Picunang.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Selatan mengeluhkan dana saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu 2019 mendatang. Pasalnya partai tidak memiliki cukup anggaran untuk membiayai saksi. Yang dikhawatirkan bakal berdampak pada perolehan suara partai ini di pemilihan legislatif.

“Ada beberapa hal yang kami khawatirkan di pemilu ini. Yaitu tak adanya anggaran saksi,”ujar Ketua PBB Sulawesi Selatan, Badaruddin A. Picunang saat memberikan kata sambutan bimbingan teknis legislator DPRD se-Sulawesi Selatan di Hotel Horison, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat 7 Desember 2018.

Padahal partai telah menyiapkan saksi per TPS sebanyak dua orang. Karena tak adanya anggaran dikhawatirkan suara akan hilang. Sehingga target 46 hingga 68 kursi DPRD se-Sulawesi Selatan tidak tercapai.

Hal lain kata dia, tidak bersinerginya calon anggota legislatif DPR RI dan Provinsi hingga Kabupaten/Kota dalam menggalang suara. Karena itu ia mengingatkan setiap caleg saling beriringan pada saat melakukan sosialisasi. Agar suara 6,4 juta bisa dicapai.

Merespon hal ini, Sekretaris Jenderal DPP PBB, Afriansyah Noor mengatakan bahwa Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra siap membantu dana saksi partai di daerah. Termasuk Sulawesi Selatan. Olehnya itu ia menginstruksikan seluruh DPC dan caleg melakukan pendataan by name by data.

“Misalnya saja di Makassar jumlah TPS 3.998. Satu TPS untuk dua orang saksi Rp 100 ribu. Artinya pengurus pusat mensubsidi Rp 799 juta,”katanya.

Dengan adanya dana saksi itu, Afriansyah berharap caleg PBB di Sulawesi Selatan dapat bersaing dengan caleg partai lain. Karena ia menilai caleg Sulawesi Selatan memiliki potensi. “Untuk DPR RI kalau bisa tiga kursi, begitupun di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota,”ucapnya.

Untuk diketahui, Bimtek ini dihadiri 100 peserta. yang akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Desember pekan ini. Selain itu dihadiri pula 100 peserta yang berasal dari legislator DPRD se-Sulawesi Selatan, Ketua DPC, dan bakal calon anggota legislatif Sulawesi Selatan.