Partai Berkarya Sulsel Apresiasi Putusan MA yang Membolehkan Eks Koruptor Ikut Nyaleg

Ketua Partai Berkarya Sulsel Patabai Pabokori

Ketua Partai Berkarya Sulsel Patabai Pabokori.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Ketua Partai Berkarya Sulawesi Selatan, Patabai Pabokori mengapresiasi putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan eks napi koruptur ikut nyaleg di pileg 2019.

“Kita harus hormati putusan MA yang membatalkan PKPU 20 tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu).,”ujar Patabai ketika dihubungi Djournalist.com, Sabtu 15 September 2018.

Menurutnya, tidak ada lagi alasan KPU tidak mengakomodir putusan ini. Setelah MA memutuskan eks napi koruptor bisa ikut nyaleg.

“KPU harus segera menindaklanjutinya,”katanya.

Ia menambahkan, tidak selamanya eks napi koruptor itu jahat. Karena mereka sudah menjalani masa hukumannya. Tentu mereka tidak akan mengulangi perbuatannya itu lagi.

“Pasti imannya sudah kuat karena sudah menjalani penderitaan ketika ditahan,”tutur Patabai.

Dengan keluarnya putusan MA itu, Patabai menambahkan, tentu ini menjadi keuntungan buat partainya. Sebab, Andi Muktamar Matotorang merupakan tokoh yang cukup dikenal di Kabupaten Bulukumba.

“Pak Muktamar itu ketua DPC kami di Bulukumba dan juga mantan Ketua Golkar setempat. Dia memang mantan napi koruptor dan mencalonkan diri di pileg 2019. Tentu ini menguntungkan buat kami jika dapat maju karena dia seorang tokoh,”katanya.

Diketahui, Bawaslu meloloskan lima orang mantan koruptor menjadi bakal caleg 2019. Mereka berasal dari Aceh, Toraja Utara, Sulawesi Utara, Parepare, Rembang dan Bulukumba.

Pada masa pendaftaran bacaleg, lima orang mantan koruptor tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU. Kemudian, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan gugatan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 yang melarang mantan narapidana korupsi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif alias nyaleg. Dengan putusan itu, para mantan koruptor tersebut boleh nyaleg.