Terkendala Status ASN, Gerindra Tak Masukkan Nama Idrus dan Tanribali di Tim Pemenangan Prabowo

Ketua Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani.1

Ketua Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Partai Gerindra Sulawesi Selatan batal memasukkan nama mantan rektor Unhas, Idrus Paturussi dan mantan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Tanribali Lamo dalam tim pemenangan koalisi capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno pada pemilihan presiden 2019 mendatang. Karena mereka masih berstatus aparatur sipil negara (ASN)

“Kalau dari partai kami Gerindra ada beberapa nama yang kami persiapkan sebagai ketua tim pemenangan. Yaitu Idrus Paturussi dan Tanribali. Tapi gagal karena mereka terkendala karena masih berstatus ASN,”ujar Ketua Gerindra Sulawesi Selatan, Idris Manggabarani seusai melakukan pertemuan dengan tim koalisi Prabowo-Sandi di Four Point’ by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Selasa sore 28 Agustus 2018.

Idris mengungkapkan, lima partai koalisi di Sulsel masing-masing Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, dan Partai Berkarya telah sepakat bahwa dalam tim pemenangan memasukkan nama-nama diluar partai politik. Salah satu contohnya dua nama itu.

“Karena selain ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan kami juga bakal persiapkan masuk dalam tim pakar dan tim ahli,”tutur Idris.

Keinginan itu, lanjut Idris sejalan dengan keinginan koalisi nasional. “DPP meminta ke kami dalam struktur tim pemenangan diluar partai politik,”katanya.

Makanya dari lima partai ini nantinya akan mengusulkan nama-nama sebanyak-banyaknya untuk menentukan siapa ketua tim pemenangan di Sulsel.

Terkait kehadiran Djoko Santoso, Idris mengakui akan datang ke Makassar. Tetapi jadwalnya belum bisa dipastikan.

“Iya nanti dia (Djoko) akan datang.Nanti akan di komunikasikan,”ucapnya.

Dalam pertemuan ini sejumlah partai koalisi turut hadir. Yakni Irfan AB dan Syamsuddin Carlos (PAN), Surya Darma (PKS), Idris Manggabarani dan Sawaluddin Alrief (Gerindra), Lahaidi (Partai Berkarya), dan Ni’matullah (Demokrat)