PSI Tak Segan Beri Sanksi Pemecatan Bagi Kader Pembangkang

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Fadli Noor.

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Fadli Noor.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Barisan Koalisi parpol pendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Joko widodo dan KH Ma’ruf Amin, sudah merambah ke beberapa daerah. Salah satunya yaitu di Sulawesi Selatan.

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Fadli Noor mengatakan, segala aspek telah dibahas secara matang. Termasuk pembagian kerja tiap koalisi.

Sebagai koalisi pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf, PSI Sulsel diamanahkan menciptakan konten-konten kreatif dalam menyebarkan informasi soal pasangan Pilpres tersebut.

Diketahui bahwa amanah tersebut memang sudah menjadi ciri khas partainya. ” PSI kan menyentuh pemilih milenial maka akan bermain di konten kreatif,” ungkap Fadli, Selasa 28 Agustus 2018.

Fadli menjelaskan, selama ini memang PSI aktif menyentuh pemilih pemula dan milenial. Dalam berkomunikasi dengan mereka, PSI akhirnya punya kemampuan dalam menyebarkan konten-konten kreatif di media sosial agar komunikasi dengan pemilih milenial dapat efektif.

“Kita memang fokus membesarkan partai dengan pendekatan pada pemilih pemula. Maka kita bertanggungjawab pada konten kreatif,” jelasnya.

Tekad Fadli untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf terbukti dengan cara memberikan komando kepada seluruh Bakal Calon Legislatif PSI untuk menyatukan suara dan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Secara organisasi kita mendukung Jokowi-Ma’ruf sehingga setiap caleg wajib memenangkan Jokowi-Ma’ruf karena mereka juga adalah kader PSI. Dan kader harus mematuhi peraturan partai,” tambahnya.

Fadli menegaskan, jika ada caleg yang tidak bersedia memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Sulsel, maka PSI Sulsel tidak segan-segan memberikan sanksi pemecatan.

“Sanki teringgi pemecatan. Jadi dia nanti caleg itu akan bekerja kosong. Dan jika kelak dia  terpilih nanti jadi anggota dewan kita kan PAW,” tutupnya.(**)