Serahkan Berkas Pendaftaran, Bacaleg PKPI Sulsel Hanya Enam Orang

Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin dikantor KPU.

Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin dikantor KPU.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulawesi Selatan resmi menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) di KPU Sulawesi Selatan, Selasa malam 17 Juli 2018. Namun partai besutan Diaz Faisal Malik Hendropriyono itu mengalami krisis caleg.

Pasalnya, yang masuk dalam daftar calon sementara (DCS) hanya diikuti enam orang saja. Dari 85 jumlah kursi di DPRD Sulawesi Selatan di 11 dapil yang ada di daerah ini.

“Iya betul hanya dua Dapil saja. Yaitu Dapil II tiga orang, Dapil III tiga orang,”ujar Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin dikantor KPU.

Untuk Dapil II (Makassar B) yakni Mulyati Sampelang, Abdul Rivai, dan Fadli. Sementara di Dapil III meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar diikuti Suzanna Kaharuddin, Abdul Majid, dan Medi.

Suzanna mengungkapkan, partainya krisis bacaleg disebabkan isu Presidential Threshold yang akan berlaku hingga ke kabupaten/kota, sehingga isu itu membuat kader PKPI enggan mendaftar sebagai Caleg.

“Gara-gara isu presidential threshold, jadi tidak ada yang mau mendaftar, padahal saya sudah sampaikan kalau presidential threshold hanya berlaku tingkat pusat,”ucapnya.

Selain itu, sulitnya memenuhi kouta perempuan 30 persen. “Sangat sulit mendapatkan bacaleg perempuan. Harus izin lebih dulu dengan keluarga. Kalau sudah turun dilapangan sudah ciut. Jadi tak ada jalan lain keluarga saya ambil,”tuturnya.

Namun begitu, Suzanna tetap memasang target di Pileg 2019 sebanyak dua kursi. Yang sebelumnya di Pileg 2014 hanya meraih satu kursi.

Hingga penutupan pendaftaran pukul 23.59 WITA 16 partai politik telah mendaftar semuanya. (**)