Usai Kertas Suara Pilwali Makassar Menyusul Pilgub Sulsel

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – KPU Kota Makassar adakan penyortiran dan pelipatan kertas suara, Panitia Pengawan Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar pun turut andil dalam hal pengawasan terkait kelangsungan angenda tersebut, Rabu 13 Juni 2018.

Komisioner Panwaslu Makassar, Nur Mutmainnah, mengatakan bahwa dalam pengawasan ini Komisioner Panwaslu Makssar mengajak Komisioner Paswas tingkat kecamatan untuk membantu pengawasan tersebut.

“Agenda pengawasan kami hari ini, dari jajaran Panwas itu mengarahkan semua teman-teman komisioner Panwas Kecamatan, dibantu dengan pengawas tingkat kelurahan (PPL). Jadi mereka bersinergi apakah sistemnya saling bertukaran atau bagaimana, yah tergantung dari teman-teman kecamatan,” kata Nina, sapaannya.

“Yang jelas ada semua PPL atau Kecamatan yang stanby untuk melakukan pengawasan. Karena rencana kalau ini bisa diselesaikan dengan cepat, walaupun sampai tengah malam. Tapi kalau tidak, itu pasti dilanjut besok dan akan jeda masuk hari lebaran, setelah itu baru kita lanjut lagi,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa, usai pelipatan dan penyortiran kertas suara Pilwali Makassar 2018, maka akan disusul dengan pelipatan dan penyortiran kertas suara Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan.

“Setelah itu kita juga masih menunggu surat suara dari Pilgub. Kita sudah koordinasi dengan KPU Makassar, katanya memang sudah kebiasan bahwa Kabupaten/Kota yang terdekat itu belakangan, seperti Makassar dengan Gowa ini paling terakhir, paling buntut‎,” ungkapnya.

Diketahui relawan yang terlibat dalam pelipatan dan penyortiran kertas suara, memadati seluruh bagian ruangan Kantor KPU Makassar. (**)