Kampanye Akbar Prof Andalan Berpolemik

Prof andalann

Prof andalann

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Kampanye akbar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 3 Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) berpolemik.

Pasalnya KPU Sulawesi Selatan tidak mengizinkan perubahan jadwal yang diusulkan oleh liasion officer (LO) pasangan ini.

“Benar usulan kami tidak diakomodir oleh KPU Sulsel. Setelah rapat kemarin (Senin) digelar,”ujar LO Prof Andalan, Izdin Idrus ketika dihubungi Djournalist.com, Selasa 12 Juni 2018.

Padahal, usulan perubahan jadwal kampanye Akbar itu sudah lama dimasukkan ke KPU Sulsel. Yakni pada tanggal 5 Juni. Setelah adanya surat dari Pemkot Makassar untuk menggunakan lapangan karebosi.

“Jadwal kampanye akbar kami tanggal 19 Juni.Kami ingin rubah ke tanggal 22 Juni. Karena pertimbangan Danny tidak maju lagi. Sehingga hari itu kosong. Tapi ternyata KPU memberikan kepada paslon nomor urut 4 IYL-Cakka,”katanya.

Sementara jadwal kampanye akbar IYL-Cakka keesokan harinya yakni pada tanggal 23 Juni.

“Karena kampanye akbar kami masih berpolemik maka kami bersikap menunggu saja sambil melihat apakah Paslon IYL-Cakka akan melakukan kampanye Akbar di tanggal 22 Juni itu,”tutur Izdin.

Sementara itu, Komisioner KPU Sulawesi Selatan Faisal Amir tetap pada pendiriannya tentang kampanye akbar Prof Andalan pada tanggal 19 Juni. Sebab jadwal itu sudah dibuat begitupun jadwal dengan Paslon lain.

“Kalau paslon Prof Andalan tetap bersikukuh melakukan perubahan. Jangan salahkan kami bila polisi melakukan pembubaran kampanye. Sebab mereka tidak mengantongi izin penggunaan lapangan Karebosi sebagai tempat kampanye pada tanggal 22 Juni,”jelas Faisal.(**)