Syahrul Yasin Limpo Resmi Bentuk Komando Starategi NasDem

Ketua Bidang Hubungan Antardaerah DPP Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Ketua Bidang Hubungan Antardaerah DPP Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL).

JAKARTA, DJOURNALIST.com  — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Bidang Hubungan Antar Daerah dan Otonomi Daerah (Otda) menggelar buka puasa bersama di Kantor Pusat DPP NasDem di Jalan RP. Soeroso No.46, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Pusat, Sabtu 26 Mei 2018.

Buka puasa ini sendiri diinisiasi Ketua Bidang Hubungan Antardaerah DPP Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Sebanyak 1.140 undangan disebar dan dari ribuan orang juga terlihat antusias memadati lokasi acara.

Dari pemantauan yang ada, hingga pukul 16.20 WIB sejumlah politisi dari Partai Nasdem telah hadir dan langsung menuju ke lantai 5 kantor DPP Nasdem untuk bertemu dan bersilaturahim dengan SYL.

Mereka diantaranya, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif dan Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sumbar Malkan Amin.

Syaharuddin Alrif mengatakan acara buka puasa ini dilaksanakan oleh DPP Nasdem khusus Bidang Otonomi Daerah.

“Semoga kegiatan hari ini punya banyak manfaat untuk Partai Nasdem dan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Syahar.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel ini juga menyebutkan, selain acara berbuka puasa, diinisiasi terbentuknya Komando Strategi Nasdem (Kostranas) yang lahir dari gagasan SYL.

“Dimana hari ini sekaligus memulai dari inisiasi beliau lahirlah yang namanya Kostranas adalah Komando Strategi Nasdem,” sebutnya.

Selanjutnya, Kostranas ini nanti akan terbentuk ke seluruh Indonesia.

Dia juga menyebutkan, kehadiran SYL di DPP Nasdem memberikan kekuatan baru dan amunisi baru bagi NasDem. Partai ini merangkul dan mengabungkan tokoh-tokoh senior dan baru di Indonesia.

“Pak Syahrul, Kanda Syahrul adalah politisi dari Indonesia Timur yang cukup potensial dan diperhitungkan di level nasional,” ujarnya.

Diketahui, Berdasarkan hasil survei Charta Politica mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mempunyai peluang yang cukup baik dalam bertarung di bursa calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Joko Widodo.

Politisi yang baru masuk ke PartaiNasDem ini mempunyai tingkat keterkenalan sebanyak 17,3% dengan tingkat kesukaan 90,3%.(**)