DPRD Tolak Rasionalisasi Anggaran Pilgub Sulsel yang Diusulkan Inspektorat

Ketua Badan Anggaran DPRD Sulsel Fachruddin Rangga

Ketua Badan Anggaran DPRD Sulsel Fachruddin Rangga.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel tetap akan merasionalisasi Anggaran Pilgub 2018 yang dikelola oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel.

Hal itu sesuai kesimpulan rapat internal Banggar yang menyimpulkan bahwa akan ada rasionalisasi beberapa item anggaran Pilgub Sulsel. Namun, Banggar kemungkinan tidak akan berpatokan pada angka Rp22 miliar sesuai hasil rasionalisasi pihak Inspektorat.

Advertisment

“Kita simpulkan tadi, raisening dari hasil rapat internal badan anggaran kita sudah tidak menyebut angka. Tetapi angka 22 miliar itu sangat kecil, yang dibuat oleh inspektorat,” ujar Ketua Banggar DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga, di Ruang Komisi A DPRD Sulsel, Rabu 16 Mei 2018.

Rangga, tidak menyebut berapa jumlah rasionalisasi anggaran. Sebab kata dia, pihak KPU Sulsel dikhawatirkan akan membelanjakan anggaran Pilgub apabila Banggar mematok nilai yang akan dirasionalisasi.

Akan tetapi Rangga mengungkap, nilai anggaran yang bakal dirasionalisasi akan lebih tinggi dari jumlah rasionalisasi yang telah dilakukan oleh Inspektorat.

“Alasan kita tidak mematok angka jangan sampai itu jadi dasar mereka (KPU) untuk membelanjakan lagi anggaran yang tidak penting dan membuang – buang anggaran yang sebenarnyna juga bisa dihemat sehingga kita hanya membuat resening,”katanya.

Rangga menegaskan bahwa dalam melakukan rasionalisasi anggaran Pilgub, Banggar tidak akan berdasar pada asumsi anggaran. Tapi kata Rangga, sejumlah item anggaran yang menunda proses rasionalisasi telah dilakukan oleh KPU Sulsel.

“Dulu angka 22 miliar itu masih asumsi, sekarang sudah riil karena sudah ada penetapan DPT, yang menjadi salah satu item resening, selain jumlah TPS dan anggaran debat yang pengganggarannya cukup tinggi kemudian yang riil itu hanya rp 200 juta per debat,” tandas Politis Partai Golkar ini.(**)