Dilaporkan ke PTTUN Makassar, KPU Palopo Dianggap Tak Bersalah

Ilustrasi KPU (Int)

Ilustrasi KPU (Int)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  – Usai sudah polemik kasus sengketa Pilkada Palopo yang melibatkan Hamsah, warga Kota Palopo dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo pasca KPU Palopo menolak rekomendasi Panwaslu terkait kasus mutasi Judas Amir.

KPU Palopo yang dilaporkan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar oleh Hamsah didampingi oleh Tim Hukum Pasangan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Ome-Bisa) akhirnya dinyatakan tidak bersalah.

Pembacaan putusan tersebut dilakukan dalam lanjutan sidang di Kantor PTTUN Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis 3 Mei 2018.

“Iya, sudah ada putusannya hari ini. Tadi dibacakan sekitar pukul 15.00 WITA. Pembacaan putusan pengadilan PTTUN,  gugatan penggugat ditolak,” ujar Ketua KPU Palopo Haedar Djidar, saat dihubungi.

Menurut Haedar, saat ini pihak KPU Palopo sementara menunggu salinan putusan resmi PTTUN Makassar tersebut.

“Salinan putusannya sementara kami tunggu. Kita tentu mengucapkan syukur Alhamdulillah,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurut Haedar, putusan PTTUN Makassar yang menolak gugatan tersebut menegaskan bahwa apa yang selama ini dilakukan oleh pihaknya sudah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Keputusan PTTUN yang menolak gugatan penggugat lebih menegaskan atau memperkuat bahwa keputusan yang kami sudah keluarkan adalah keputusan benar yang berdasakan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.(**)