Pakar Sosiologi Politik: Saya Tak Ingin Berspekulasi Tentang Putusan MA

diskusi bertema "Membedah Dampak Putusan MA" di Warkop Dottoro, Jalan Boulevard, Makassar,

diskusi bertema "Membedah Dampak Putusan MA" di Warkop Dottoro, Jalan Boulevard, Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  – Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait sengketa Pilwalkot Makassar tentu akan berdampak bagi kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makasar yakni Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dan Mohammad Ramdhan “Danny” Pomnanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) yang akan diputuskan pada tanggal 23 April pekan depan.

Apakah nantinya, calon pendukung DIAmi tetap bertahan mendukung pasangan ini atau justru sebaliknya akan mengalihkan dukungan. Bila MA menolak kasasi KPU Makassar. Begitupun jika kasasi itu diterima oleh MA. Apakah pendukung Appi-Cicu tetap solid atau tidak.

“Maaf saya tak ingin berspekulasi soal ini. Semua kemungkinan bisa saja terjadi. Tapi saya tak ingin masuk ke ranah itu,”ujar Pakar Sosiologi Politik Sawedi Muhammad, Minggu 15 April 2018.

Sebelumnya, saat sesi tanya jawab dengan awak media,dalam diskusi bertema “Membedah Dampak Putusan MA” di Warkop Dottoro, Jalan Boulevard, Makassar, salah seorang wartawan mempertayakan apakah pendukung DIAmi dan Appi-Cicu tetap solid terkait putusan MA.

Sawedi hanya berharap, Pilwalkot Makassar dapat berjalan dengan lancar. Agar tercipta kondisi yang kondusif di Kota ini.

Sementara itu, pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin,Muhammad Asdar menyinggung mengenai dampak yang ditumbulkan bila terjadi kotak kosong. Salah satunya adalah dari roda perekonomian masyarakat.

“Yang paling terkena dampaknya adalah belanja masyarakat dan belanja pemerintah. Sehingga secara ekonomi. Kalau dua-duanya maju maka itu akan lebih baik secara ekonomi jauh lebih baik kalau dua atau lebih calon yang bertanding dibanding hanya satu calon. Karena mempertimbangkan adanya multiplier effect tadi,” kata Asdar.

Skenario terburuk, aktivitas bisnis dapat saja terhenti bila terjadi bentrok berkepanjangan sebagai buntut dari kekecewaan salah satu tim paslon.

“Tapi harapan kita apapun nanti putusan MA semoga ada solusi untuk menjaga stabilitas ekonomi. Kalaupun terjadi yang paling buruk kita berharap tidak berdampak ke sektor ekonomi,”jelasnya. (**)