KPU Makassar Tantang Panwaslu Buka-Bukaan Data Pemilih

KPU Makassar memberikan hasil perbaikan data pemilih berdasarkan masukan dari Panwaslu Makassar

KPU Makassar memberikan hasil perbaikan data pemilih berdasarkan masukan dari Panwaslu Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar membuka diri kepada Panwaslu Kota Makassar untuk melakukan proses cross check data terhadap data pemilih yang sedang disusun KPU Makassar untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar Tahun 2018.

“Seyognyanya Panwaslu Makassar yang berinisiasi melakukan koordinasi dengan KPU Makassar sebelum kami melakukan penetapan DPT sebagaimana yang tertuang dalam Perbawaslu Nomor 9/2017 tentang Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih, tetapi tidak masalah bila KPU Makassar yang memberikan ruang kepada Panwaslu Makassar untuk melakukan kros cek data pemilih yang sedang kami susun dengan data hasil pengawasan Panwas,”ujar Komisioner KPU Makassar Divisi Data dan Program, Rahma Saiyed saat dihubungi Djournalist.com, Minggu 15 April 2018.

Menurut Rahma, pembahasan data dengan Panwaslu Makassar perlu dilakukan karena KPU menganggap, Panwaslu memiliki banyak laporan terkait dengan aduan masyarakat yang belum terdata.

“Kita membutuhkan masukan dan tanggapan masyarakat serta semua stakholeder, diantaranya Panwaslu Makassar dan tim pemenangan pasangan calon untuk memberitahukan kepada KPU bila ada warga yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar, dan kami akan segera akomodir laporan tersebut,” katanya.

Mantan mantan jurnalis ini menambahkan, pihaknya berharap adanya laporan atau hasil pengawasan dan temuan Panwaslu Makassar mengenai pemilih yang belum terdata, di Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Data seperti itu yang sangat kami butuhkan, namun sayangnya, masukan yang masuk ke kami, sangat kurang,” tuturnya.

Alumnus The Hague University, Netherlands melanjutkan, bahwa data hasil analisis yang dilakukan Panwaslu Makassar untuk diperbaiki, seperti data ganda, tidak memenuhi syarat, sebenarnya telah dianalisis juga oleh KPU Makassar dan telah dilakukan pembersihan terhadap data-data error tersebut.

Saat ini, KPU Makassar tengah merekap hasil DPS Perbaikan yang berasal dari PPS dan PPK untuk kemudian akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang rencananya akan digelar pada 17 April 2018.

“Dari DPS Kota Makassar yang telah diitetapkan KPU Makassar sebanyak 862.253, kemungkinan akan mengalami peningkatan mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum terdaftar,”ucapnya.(**)