Dedy Palimbong: Nurdin Halid Sudah Berbuat 25 Tahun Lalu, Yang Lain Masih Berkarir

Nurdin Halid saat melakukan kampanye dialogis di Wajo 1

Nurdin Halid saat melakukan kampanye dialogis di Wajo.

RANTEPAO, DJOURNALIST.com  – Ketua DPD Golkar Toraja Utara, Dedy Palimbong, menyebut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Cagub-Cawagub Sulsel) nomor urut 1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar, sebagai satu-satunya perwakilan orang Toraja.

Selain Nurdin Halid yang menantunya orang Toraja Utara asli, ibu kandung dari Aziz Qahhar juga berasal dari Rantebua, Toraja Utara.

Dedy mengatakan hal itu dalam sambutannya pada kampanye dialogis di Gedung Persatuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Van Delostrecht, Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (7/4/2018).

“Jika Bapak/Ibu masih mencari mana pasangan calon dari Toraja, Pak Nurdin Halid inilah perwakilan kita. Pak Aziz juga orang Toraja. Pasangan ini satu-satunya yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Toraja. Jadi, tak ada alasan tidak mendukung pasangan NH-Aziz sebagai perwakilan orang Toraja,” kata Dedy.

Selain itu, kata dia, Nurdin Halid sudah membantu orang banyak di Toraja sejak 25 tahun lalu. Jika menoleh ke belakang 25 tahun lalu, lanjutnya, mungkin saja yang lain masih berkarir.

“Saat itu, Pak Nurdin Halid ini sudah membantu koperasi unit desa di Toraja. Dan saat ini sudah melakukan eksportir kopi Toraja dalam jumlah yang besar,” bebernya.

Sementara itu, Nurdin Halid, dalam sambutannya mengatakan, sejauh ini belum satupun figur Toraja yang menduduki jabatan tertinggi di Sulawesi Selatan.

Karena itu, jika warga Toraja memilih NH-Aziz hingga menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, maka Toraja menempatkan orang Toraja menimpin Sulsel.

“Jika masih memilih yang lain, berarti saudaraku semua tidak ingin sekampung Anda menjadi Gubernur. Karena itu, jangan salah pilih. Saya bertekad membantu Toraja ini menjadi lebih baik lagi, terutama bidang pariwisata,”katanya. (**)