Begini Gambaran Debat Kandidat Putaran Kedua Pilgub Sulawesi Selatan

Kepala Bagian Humas KPUD Sulawesi Selatan Asrar Marlan.

Kepala Bagian Humas KPUD Sulawesi Selatan Asrar Marlan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan tengah mempersiapkan tehnis pelaksanaan debat kandidat sesi kedua pemilihan gubernur Sulawesi Selatan yang disiarkan secara langsung oleh Metro TV pada tanggal 19 April mendatang. Pasalnya debat kandidat kedua ini akan mengalami beberapa perubahan dari debat kandidat sebelumnya.

Kepala Bagian Humas KPU Sulawesi Selatan Asrar Marlang mengatakan, saat ini ia bersama komisioner tengah berada di Jakarta untuk membahas persiapan debat kandidat sesi kedua dengan pihak Metro TV.

Meski belum final, tetapi menurutnya di debat kandidat sesi dua akan terjadi beberapa perubahan dari sebelumnya. Seperti jumlah sesi debat, jumlah pendukung atau relawan yang boleh masuk dalam studio, dan juga proses tanya jawab antar kandidat.

“Saat ini kami tengah membahas hal-hal tehnis dengan pihak Metro TV. Perubahan yang mungkin terjadi seperti performance kandidat kami hilangkan, sesi debat menjadi enam, dan tanya jawab antar kandidat lebih interaktif,”ujar Asrar ketika dihubungi Djournalist. com, Jumat malam 6 April 2018.

Mengenai penelis melakukan interaktif dengan kandidat secara langsung, Asrar menambahkan itu tidak akan dilakukan. Polanya sama saja pada saat debat kandidat sesi pertama. Yaitu moderator yang menanyakan langsung ke pasangan calon melalui pertanyaan dari penelis.

“Siapa moderatornya dan siapa penelisnya belum kami bahas. Kami fokus dulu mengenai rundwon acara dan setting studionya karena yang kami pakai studio yang biasa digunakan oleh kick Andy,”katanya.

Adapun jumlah pendukung yang boleh masuk dibawa 50 orang. Itu dilakukan karena disesuaikan dengan kapasitas ruangan dan jumlah tamu undangan yang berada di Jakarta.

“Sedangkan acara debat dimulai pukul 19.00 WIB,”jelas Asrar.

Terpisah, Liasion Officer (LO) pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1 Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar, Ziurrahman Mustari tidak mempersoalkan bila KPU Sulawesi Selatan akan membatasi jumlah pendukung yang boleh masuk ke studio.

Yang ia inginkan sebagaimana usulan dalam rapat dengan KPU dua hari lalu adalah, dalam debat kedua itu lebih banyak memberikan kesempatan kepada masing-masing paslon untuk saling bertanya sehingga nuansa debatnya terasa.Bukan seperti uji kompetensi.

“Termasuk porsi calon wakil pun perlu bertambah dalam melakukan sesi tanya jawab,”katanya.(**)