Paslon Hanya Boleh Membawa 100 Pendukung dalam Pengundian Nomor Urut

Kepala Sub Bagian Tehnis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPUD Sulsel, Ismail Masse

Kepala Sub Bagian Tehnis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPUD Sulsel, Ismail Masse.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan mengadakan rapat koordinasi persiapan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut, bersama tim pemenangan masing-masing calon, kepolisian, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Sabtu 10 Februari 2018.

Kepala Sub Bagian Tehnis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPUD Sulsel, Ismail Masse menjelaskan proses penetapan pasangan bakal calon menjadi pasangan calon akan dilaksanakan pada Senin 12 Februari di Four Points by Sheraton.Kemudian pengundian nomor urut calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan pada tanggal 13 Februari di gelar pada tempat dan jam yang sama pukul 13.30 WITA.

Ia mengungkapkan, pasangan calon (Paslon) yang melakukan pengambilan nomor urut pertama adalah paslon yang mendaftarkan dirinya pertama kali di KPUD Sulsel, begitu secara berturut-turut. Yang mengambil nomor urut adalah calon wakil gubernur.

Lalu paslon yang mengambil nomor urut yang paling kecil adalah paslon yang melakukan penarikan nomor urut yang pertama kali. Begitu seterusnya. Kegiatan ini dilakukan oleh calon gubernur.

“Pada proses pengundian nomor urut ini, masing-masing pasangan calon hanya dibolehkan membawa pendukung maksimal 100 orang,”ujar Ismail.

Dia menegaskan pembatasan jumlah pendukung yang boleh dibawa pasangan calon bertujuan menjaga ketertiban proses pengundian nomor urut. Sebab, pada saat itu pendukung kedua pasangan calon akan bertemu di lokasi yang sama, sehingga rawan terjadi bentrokan.

Ismail pun menyarankan tim pemenangan masing-masing calon berkoordinasi dengan kepolisian, baik saat kedatangan maupun ketika pulang. Apalagi jika ada rencana untuk konvoi.

“Kami ingin pilkada yang tertib dan damai. Ma­kan­ya kita uta­manya dalam pe­ngun­dian ini lebih ke­pada ke­a­ma­nan,” tegas­nya.(**)