Agus Arifin Nu’mang Klaim Dukungan Khalwatiah Solid

Agus yang maju di Pilgub Sulsel berpasangan Ahmad Tanribali Lamo bersilaturahmi di kediaman salah satu tokoh khalwatiah, Puang Rapi

Agus yang maju di Pilgub Sulsel berpasangan Ahmad Tanribali Lamo bersilaturahmi di kediaman salah satu tokoh khalwatiah, Puang Rapi.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com — Muncul sebagai kandidat yang tidak diperhitungkan ternyata membuat Agus Arifin Nu’mang malah diuntungkan. Selain dari sisi survei yang langsung melejit mengejar kandidat yang lebih dulu memastikan bertarung, juga dari sisi simpati tokoh.

Selain itu, mereka yang selama ini memiliki kedekatan dengan Agus Arifin Nu’mang sejak menjadi Wakil Gubernur, juga tetap menantikan kepastian Agus bertarung. Saat kendaraan sudah jelas, para tokoh kemudian memastikan diri kembali bersama mantan politisi Partai Golkar ini.

Contohnya adalah Khalwatiah yang memiliki massa hingga ratusan ribu di Sulsel. Para tokoh dan pengikutnya juga menunggu kepastian Wakil Gubernur Sulsel dua periode ini ikut bertarung.

Agus yang maju di Pilgub Sulsel berpasangan Ahmad Tanribali Lamo bersilaturahmi di kediaman salah satu tokoh khalwatiah, Puang Rapi. Sebelumnya, kandidat gubernur Sulsel dari Partai Gerindra, PPP, dan PBB ini juga sudah bersilaturahmi dengan Khalifah Tarekat Khalwatiah lainnya, yakni Andi Sajaruddin Malik Puang Tompo.

Selain itu, Agus Arifin Nu’mang juga bersilaturahmi dengan salah satu pimpinan Khalwatiah di Leppakomae. Saat bertemu Puang Rapi, Agus juga berkomunikasi via telepon dengan tokoh memimpin jemaah Khalwatiah di Wajo.

“Alhamdulillah tuntas silaturahmi saya, sehingga khalwatiah Insya Allah solid ke kita,” kata Agus yang juga mantan Ketua DPRD Sulsel ini, Sabtu 3 Februari 2018.

Kata dia, untuk pertama kalinya, empat tokoh sentral khalwatiah akan solid di Pilgub Sulsel. Pada Pilgub Sulsel sebelumnya, dukungan Khalwatiah selalu pecah.

“Insya Allah pilgub kali ini solid mendukung Pak Agus,” kata Puang Rapi mengamini Agus.

Apalagi, kata dia, pada Pilgub sebelumnya,‎ baik sayang 1 maupun sayang 2, mereka telah berjuang bersama-sama. “Kami memang menanti-nanti kedatangan Pak Agus,” imbuhnya.

“Mohon maaf, saya memang baru datang. Ini karena soal kendaraan yang baru jelas. Sekarang karena sudah jelas, kita juga sudah daftar di KPU, sehingga saya datang memohon doa dan restunya,” timpal putra mantan Bupati Sidrap, Arifin Nu’mang ini. (**)