IYL dan Agus AN Bersamaan Mendaftar di KPU Sulsel

Agus Arifin Nu'mang dan Ichsan Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan beberapa waktu lalu.

Agus Arifin Nu'mang dan Ichsan Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, DJOURNALIST. com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan merilis jadwal pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan periode 2018-2022. Dalam daftar tersebut kandidat Ichsan Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang bersamaan mendaftar. Yaitu pada 10 Januari pekan ini.

Adapun jadwal itu sebagai berikut:

Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman pada hari senin tanggal 8 Januari pukul 08.00 WITA. Kemudian Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar pukul 10.00 WITA.

Selanjutnya pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar pada hari rabu tanggal 10 Januari pukul 09.00 WITA lalu pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo pukul 11.00 WITA.

“Tempat Pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan Jl A. P. Pettarani 102 Makassar. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi terjadinya kemacetan di sekitar lokasi pendaftaran mengingat kemungkinan adanya pengerahan massa pada proses pendaftaran tersebut. Kami memohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi. Demikian disampaikan untuk dimaklumi dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih,”ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat KPUD Sulawesi Selatan Asrar Marlang, Minggu 7 Januari 2018.

Sebelumnya,Wakil Ketua Hanura Sulawesi Selatan Imbar Ismail mengatakan saat ini pengalihan dukungan partainya dari pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar ke pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo masih berproses.

“Benar informasi itu, namun belum sampai di kita (Hanura Sulsel). Itu masih di komunikasikan dengan DPP,” katanya.

Jika benar demikian maka pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo dapat maju karena sudah lebih dari syarat yang ditentukan oleh KPUD Sulsel yaitu 17 dari 85 kursi di DPRD Sulsel. Karena pasangan itu sudah mendapatkan Gerindra 11, PBB 1, dan Hanura 6 kursi.

Namun hal itu dibantah oleh Nurdin Halid. Menurutnya seluruh berkas administrasi partai koalisinya sudah ada ditangannya. Bahkan mereka solid untuk memenangkannya. Yaitu Golkar, NasDem, Hanura, PKPI, dan PPP. (**)