15 PAC Golkar Makassar Kecewa dengan Kadir Halid

15 PAC Golkar Makassar Menggelar Pertemuan Menyikapi Sikap Pengurus Terkait Pilwalkot Makassar

15 PAC Golkar Makassar Menggelar Pertemuan Menyikapi Sikap Pengurus Terkait Pilwalkot Makassar.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com-15 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Golkar Makassar menggelar pertemuan mendadak.Pertemuan ini berangkat dari keresahan terhadap kondisi internal Partai Golkar Makassar akibat kekisruhan yang terjadi akibat adanya sejumlah pengurus yang diduga mendukung calon inkumben Wali Kota Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto.

“Aturan organisasi harus ditegakkan dan sanksi tegas harus diberikan,”ujar Wakil Ketua Koordinator Polhukam Golkar Makassar Juniar Arge dalam keterangan tertulisnya yang diterima Djournalist.com, Rabu 27 Desember 2017.

Advertisment

Untuk diketahui pada Ahad 24 Desember lalu Ketua Badan Pemenangan Pemilu Golkar Sulsel Kadir Halid beserta dua orang legislator yakni Wahab Tahir dan Melani Mustari ikut memamerkan salam dua jari bersama para relawan paslon Ramdhani Danny Pomanto-Indira Mulyasari atau yang akrab disapa DIaMI saat memberikan bantuan kepada korban banjir Makasaar.

Pose salam dua jari yang di pamerkan oleh Kadir Halid dan anggota fraksi tersebut beberapa hari lalu kini menjadi perbincangan serius di internal Golkar, sehingga para pimpinan kecamatan yang di dampingi wakil ketua kordinator bidang polhukam  Drs.Juniar Arge menggelar pertemuan untuk membahas situasi politik yang sedang terjadi di internal Golkar pada Selasa 26 Desember.

Padahal Pada 4 Desember lalu, Ketua Harian Golkar Nurdin Halid telah menyerahkan langsung rekomendasi kepada Munafri Arifuddin atau biasa di sapa Appi yang dibacakan langsung oleh sekertaris Partai Golkar Makassar Wahab Tahir.

Atas dasar itu 15 PAC bersepakat mengelaurkan pernyataan sikap iantaranya, mengecam perilaku para elit golkar yang secara terbuka dan terang terangan mendukung dan mengkampanyekan calon wali kota diluar dari usungan resmi partai Golkar Makassar.

Sementara itu Ketua Bappilu DPD I Partai Golkar Sulsel Kadir Halid, mengaku salam dua jari bukan hanya milik Danny. Menurutnya, salam dua jari juga merupakan milik Presiden Republik Indonesia Jokowi Dodo, pada saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 silam.

“Iya itu kan bukan untuk Pak Danny (Muhammad Ramdhan Pomanto), salam dua jari itu bukan hanya miliknya Danny,”kata Kadir, Senin 25 Desember 2017.(**)